
TRANS HAPAKAT — Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Suwarno Muriyat (29/7/2026) mengatakan pihaknya terus berkomitmen memperkuat implementasi visi dan misi kepala daerah Kapuas BERSINAR (Berdaya Saing, Sejahtera Indah, Aman dan Riligius) melalui berbagai program pembentukan karakter bagi peserta didik. Kegiatan berlangsung di halaman SDN1Balai Banjang, Kecamatan Pasak Talawang, kabupaten setempat.
Kegiatan yang di inisiasi oleh koordiantor wilayah ( Korwil) Bidang Pendidikan Kacamatan Pasak Talawang bersama tikoh lintas agama, sebagai langkah inklusif dalam rangka menanamkan nilai kebersamaa dan toleransi sejak dini.
Menurutnya bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga tempat menanamkan toleransi sejak dini. Prinsip inilah yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, dengan meluncurkan program pembiasaan religius Inklusif bagi siswa lintas agama.
Ia menegaskan, bahwa sekolah memberikan ruang yang sama bagi seluruh peserta didik untuk melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing. Kegiatan pencanangan pembiasaan religius di lingkungan sekolah seperti mengaji sehari bagi murid beragama Islam, Pesparawi agama Kristen, dan Tandak Intan Kaharingan bagi siswa beragama Hindu Kaharinga.
Pembiasaan ini merupakan bagian dari implementasi program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB). Secara teknis, pihak sekolah mendorong siswa Muslim untuk membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum pembelajaran, serta pembiasaan salat berjamaah.
Siswa beragama Kristen dibina melalui lagu rohani atau Pesparawi dan ibadah bersama. Bagi peserta didik beragama Hindu dan penganut Kaharingan, pembinaan dilakukan melalui Utsawa Dharma Gita dan Tandak Intan Kaharingan.
Ia menyebutkan Sekolah harus menjadi tempat yang menumbuhkan karakter religius, saling menghormati, dan hidup berdampingan dalam keberagaman. Ketika nilai-nilai agama menjadi budaya di sekolah, kita sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berintegritas dan mampu menjaga kerukunan antar sesama.
Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Pasak Talawang, Periyanto, mengatakan bahwa acara peluncuran program ini berjalan harmonis.
Kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan persembahan Tandak Intan Kaharingan, serta nyanyian lagu rohani Kristen secara bergiliran oleh peserta didik.
Selain itu, para guru dari berbagai latar belakang agama juga tampil kompak membawakan Tandak Timang. Program pembiasaan religius yang konsisten akan berdampak positif pada disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan semangat gotong royong siswa. Pencanangan ini menjadi simbol komitmen bersama antara sekolah, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Penulis. : Dody Silam/Supian
Editor. : Palka – 48/II




