

TRANS HAPAKAT – Pendataan potensi pajak dan pembaruan informasi wajib pajak menjadi bagian penting dalam upaya Kabupaten Pulang Pisau meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan sumber penerimaan sekaligus membenahi pelayanan agar masyarakat dan pelaku usaha lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakannya.
Kepala Bapenda Kabupaten Pulang Pisau Zulkadri mengatakan pengelolaan pendapatan daerah perlu dilakukan dengan mengidentifikasi potensi penerimaan secara tepat dan memastikan administrasi perpajakan berjalan baik. Hal tersebut disampaikannya pada Jumat (09/10/2026).
Menurutnya, pendapatan yang dikelola secara optimal dapat membantu pemerintah membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.Ia mengatakan pendapatan daerah memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara maksimal.
Ia menjelaskan pemutakhiran data wajib pajak dan pendataan objek pajak diperlukan agar potensi penerimaan dapat teridentifikasi dengan lebih akurat. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan administrasi dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah yang dapat membantu proses pengelolaan pendapatan berlangsung lebih tertib, efisien, dan transparan.
Menurut Zulkadri, optimalisasi PAD bukan semata-mata mengejar besarnya penerimaan, tetapi juga memastikan pelaksanaan kewajiban pajak berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah daerah perlu memberikan informasi yang mudah dipahami mengenai jenis pajak, prosedur pembayaran, serta kewajiban yang harus dipenuhi oleh wajib pajak. Edukasi tersebut penting karena pajak daerah merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Penerimaan yang dikelola melalui APBD dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan daerah sesuai peruntukan dan prioritas yang ditetapkan, termasuk infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat. Kepatuhan wajib pajak perlu diimbangi dengan pengelolaan anggaran yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Zulkadri menambahkan upaya menggali potensi pendapatan daerah membutuhkan koordinasi antara Bapenda, perangkat daerah terkait, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui pendataan yang akurat, pelayanan yang mudah diakses, serta pemahaman perpajakan yang lebih baik, Kabupaten Pulang Pisau berupaya memperkuat kemampuan pembiayaan daerah agar pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan. (NUAH/PALKA-48)




