
TRANS HAPAKAT — Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno (12/10/2026) didampingi Sekretarais Daerah (Sekda) Usis I. Sangkai melihat secara dekat relokasi pasar ikan grosir sekaligus melihat progres pembangunan Waterfront City (WFC).
Dikatakan Wiyatno penataan pasar menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait pengelolaan kebersihan dan sampah, penyediaan kantong parkir, serta kerapian lapak dan barang dagangan setelah pemindahan pedagang. Upaya tersebut juga membutuhkan koordinasi lintas perangkat daerah agar aktivitas perdagangan dapat berjalan tertib.
Progres pemindahan pasar sudah berjalan, namun komunikasi dengan masyarakat harus terus dijaga agar pemerintah hadir secara adil di tengah-tengah warga. Saya berharap inisiatif penataan muncul langsung dari dinas teknis, jangan hanya menunggu instruksi pimpinan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antar perangkat daerah agar penataan kawasan pasar tidak terhenti di tengah jalan. Penataan tidak cukup dilakukan melalui penertiban awal, akan tetapi harus dilaksanakan secara terpadu, konsisten dan berkelanjutan
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga melihat lokasi pasar ikan grosir yang baru sebagai tempat penampungan sementara, serta lokasi pasar lama yang telah ditinggalkan pedagang.
Pemkab Kapuas berharap proses relokasi dan penataan kawasan pasar dapat berjalan lebih terarah, didukung koordinasi lintas perangkat daerah, serta menciptakan lingkungan perdagangan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka -48/II




