
TRANS HAPAKAT — Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno, didampingi Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Gebyar Gema Syair Maulid Habsyi se-Kalimantan Tahun 2026 bertempat di Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Jumat, 9 Oktober 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas ini bertujuan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, mempererat tali silaturahmi, serta melestarikan seni dan budaya Islami di tengah masyarakat.
Bupati Wiyatno menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Gema Syair Maulid Habsyi bukan sekadar perlombaan untuk meraih juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Dirinya berharap generasi muda di Kabupaten Kapuas semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, kekompakan, serta rasa percaya diri.
Ia menekankan pentingnya kegiatan keagamaan dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, dan peduli terhadap sesama, terutama di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan zaman. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
Ketua Panitia, Pahrati, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gema Syair Maulid yang dirangkai dengan Tabligh Akbar merupakan program rutin tahunan PHBI Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sunah serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Pahrati menjelaskan peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 44 grup Habsyi mendaftarkan diri untuk mengikuti perlombaan. Para peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Banjarmasin, Martapura, Pelaihari, Marabahan, Banjarbaru, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.
Menurutnya, kegiatan tahun ini juga melibatkan kelompok ibu-ibu pengajian, termasuk peserta lanjut usia dan pensiunan TNI-Polri. Hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan dan melestarikan seni syair Maulid Habsyi.
Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas atas perhatian, dukungan, dan bantuan yang diberikan untuk terselenggaranya kegiatan Gema Syair Maulid dan Tabligh Akbar. (Hmskmf/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II




