
TRANS HAPAKAT — Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno ( 28/7/2026) melepas sebanyak 139 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas 2026, untuk pengabdian di 20 desa dan kelurahan kabupaten setempat.
M. Wiyatno mengatakan KKN merupakan momentum yang sangat baik bagi mahasiswa, untuk belajar secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus mengaplikasikan ilmu saat belajar di bangku kuliah. Semua itu merupakan tuang pembelajaran yang sangat berharga dan tidak akan di peroleh di ruang kuliah.
Dirinya meminta kepada seluruh peserta yang mengikuti KKN, agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, orang tua almamater serta pemerintah daerah. Tunjukan perilaku dan akhlak yang santun, jujur, disiplin, serta bertanggunjawab selama menjalankan tugas kuliah dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan penting dari Bupati M. Wiyatno kepada peserta KKN, tujukan perilaku yang baik di tengah masyarakat di tengah perbedaan, seperti kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, agama dan budaya, sikapi dengan penuh humanis, dari perbedaan itulah nanti para mahasiswa akan terbentuk karakter dan kepribadian yang berkualitas.

Ketua STAI Kuala Kapuas Ushansyah menjelaskan bahwa peserta KKN telah di bekali bimbingan teknis dari kampus sebelum di terjunkan ke lokasi KKN, artinya mereka memahami dan mengenal kultur masyarakat di lokasi KKN.
Ushansyah berpesan kepada seluruh peserta hendaknya menjadikan KKN menjadi sarana belajar yang sesungguhnya, mahasiswa di minta agar medengarkan aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan mereka, kemudian menghadirkan program – program tang realistis dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan mengusung Tema Pemberdayaan Desa dan Penguatan Islam Berkalanjutan Belandaskan Falsafah Huma Betang, nantinya mahasisawa akan lebih menganal potensi kearifan lokal.
(HO-Kominfosantik/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II




