
TRANS HAPAKAT – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Arif Rahman Hakim ( 14/4/2026) mengakui akibat kebijakan dari pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, pemerintah daerah ikut berdampak pada berbagai sektor, diantaranya pendidikan, kesehatan, dan lainya, menyikapi hal tersebut pemerintah perlu penyesuaian terhadap program prioritas.
Menurutny efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah saat ini memang berdampak kepada seluruh sektor, dampak tersebut tidak hanya di alami Kabupaten Pulang Pisau, semua kabupaten/ kota hingga provinsi di Indonesia memgalami hal yang sama. Namun demikian pelayanan publik harus menjadi sekala priorita pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran merupakan langkah kebijakan nasional yang tidak hanya terjadi di daerah. Efesiensi juga terjadi di tingkat pusat, sehingga seluruh perangkat daerah harus mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Arif Rahman Hakim mengatakan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama meskipun terjadi efisiensi anggaran, karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), yang menjadi fondasi pembangunan daerah dalam jangka panjang dan berkelanjutan.
Ia menilai efisiensi anggaran seharusnya tidak menjadi hambatan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi perangkat daerah untuk lebih kreatif dan inovatif di tengah ketebatasan fiskal daerah.
Efisiensi ini menjadi tantangan untuk lebih kreatif dan inovatif.
Kualitas pelayanan publik baik sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian utama, pembentukan karakter, mental dan pengembangan generasi muda di daerah tak lepas dari mutu pendidikan dan kesehatan,
Politisi Partai Persatuan Pembangunan( PPP) menekankan untuk mencetak generasi emas 2045 pentingnya peran bersama antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter serta kemampuan intelektual anak, kualitas dan mutu pendidikan menjadi hal mendasar terciptanya pembangunan di masa mendatang. (Red)







