
TRANS HAPAKAT — Pengurus Korps Pegawai Negeri Indonesia (KORPRI) Kabupaten Pulang Pisau saling lempar tanggungjawab terkait polemik batalnya keberangkatan kontingen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pulang Pisau ke ajang MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kamis 25/6/2026.
Dengan dipicu oleh kendala teknis administrasi dan keterbatasan anggaran menjadi alasan batalnya kontingen Kabupaten Pulang Pisau mengikuti ajang MTQ Korpri Ke VIII, Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026. Gagalnya keberangkatan membuat situasi diwarnai dengan kekecewaan peserta yang telah mempersiapkan diri meskipun mengocek kantong pribadi.
Pengurus KORPRI di nilai tidak transparan dan seolah lepas tangan karena tidak memberikan penjelasan yang jelas atas batalnya keberangkatan mengikuti event tersebut. Polemik ini berkembang dan saling lempar tanggungjawab antara instansi terkait dengan pihak Pengurus Korpri dimana titik hambat birokrasi dan anggaran.
Salah satu peserta yang batal berangkat menyatakan kekecewaanya karena telah berlatih keras dan mengeluarkan biaya pribadi hingga jutaan rupiah batal berangkat dan tidak mendapatkan penjelasan yang konkret mengenai penyebab pasti terkait pembatalan dari pengurus.
Ketidak jelasan koordinasi menyebabkan batalnya partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memyisakan kekecewaan mendalam bagi para peserta atau kafilah MTQ Korpri Kabupaten Pulang Pisau.
Hal tersebut juga dipertegas oleh Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo sebelum mengakhiri sambutan pembukaan MTQ Korpri Ke VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Murung Raya. Memerintahkan Asisisten Setda Provinsi untuk mengecek apa yang menjadi kendala Kabupaten Pulang Pisau absen pada galaran MTQ Korpri hari ini.
Karena bagaimanapun kita adalah sebagai pembina kepegawaian, baik kepala daerah beserta jajaranya, oleh karena itu mohon cek apa yang menjadi kendala. Sangat disayangkan di momentum yang sangat baik ini, semua kabupaten/kota hadir, sememtara Kabupaten Pulang Pisau absen.
Merespons hal tersebut, Ketua Rombongan MTQ Korpri Ke VIII, Kabupaten Pulang Pisau Irwansyah menegaskan bahwa dirinya hanya sebatas ketua rombongan, terkait batalnya keberangkatan dirinya juga tidak tau persis yang menjadi penyebabnya, dan mengaku tidak ada hubungan dan kekuatan untuk membatalkan keberangkatan tersebut.
Irwansyah mengakui pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan tersebut, namun anggaran tidak melekat pada Bagian Kesra, sehingga kami pribadi sebagai ketua rombongan tidak mengatahui secara pasti besaran anggaran tersebut, sehingga banyak media mengkomfirmasi terkait hal itu, saya hanya bisa menjelaskan tugas ketua rombongan selebihnya tidak mengetahui ( Red )




