
TRANS HAPAKAT.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Usis I. Sangkai ( 13/2/2026) mengatakan audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas terkait pambahasan inflasi dan dukungan sensi ekonomi kabupaten Kapuas 2026, digelar di ruang rapat Sekda.
Sekda Usis I Sangkai menyebutkan audensi bersama pihak BPS setempat merupakan upaya bersama dalam memidaklanjuti berbagai isu seperi inflasi dan dukungan terhadap program sensus ekomini yang program BPS 2026.
Dirinya menyambut baik atas sinergotas antara BPS dengan Pemerintah daerah dalam menyediakan data yang akurat dalam mementukan rumus dasar kebijakan, sehingga pemerintah daerah dapat malakuakan intervensi terutama dalam penanganan inflasi maupun peremcanaan daerah lebih terarah dan tepat sasaran.
BPS Kabupten Kapuas dalam audensi paparkan dampak inflasi yang tidak terkendali, di antaranya penurunan daya beli masyarakat, meningkatnya beban pengeluaran rumah tangga, gangguan stabilitas ekonomi, hingga potensi gejolak sosial akibat kenaikan harga pangan strategis.
Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, disampaikan sejumlah strategi, antara lain menjaga ketersediaan pasokan melalui penguatan produksi lokal dan kerja sama antardaerah, menjamin kelancaran distribusi, menjaga keterjangkauan harga melalui operasi pasar yang tepat sasaran, serta penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berbasis data statistik yang akurat.
Dirinya menyampaikan dukungan kelembagaan yang diperlukan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk dukungan surat edaran pimpinan daerah, sosialisasi kepada pelaku usaha, serta publikasi melalui berbagai media.
Selain itu, dibahas pula pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEn) yang dikelola dan diperbarui secara berkala melalui integrasi data administrasi, hasil sensus dan survei, serta verifikasi lapangan.
Penulis : Dody Silam
Editor. : Palka – 48/II.




