

TRANS HAPAKAT – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat berupaya menghubungkan pelestarian identitas daerah dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.Kekayaan budaya dan potensi wisata Kabupaten Pulang Pisau dinilai memiliki peluang untuk berkembang menjadi sumber penghasilan masyarakat apabila dikelola secara kreatif dan berkelanjutan.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Pulang Pisau Andriani mengatakan pengembangan sektor tersebut perlu melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Hal ini disampaikannya pada Jumat (09/10/2026).
Menurutnya, kekayaan budaya daerah dapat menjadi daya tarik sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas dan usaha masyarakat.Ia mengatakan budaya dan pariwisata bukan hanya tentang menjaga warisan daerah, tetapi juga bagaimana potensi tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi.Ia menjelaskan pengembangan destinasi wisata perlu berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi, pembinaan komunitas seni dan budaya, serta pengenalan kekhasan daerah kepada masyarakat luas.
Pengelolaan yang baik dapat memberi peluang bagi usaha lokal, termasuk produk kerajinan, kuliner, dan jasa yang berkaitan dengan kegiatan wisata.Di sisi lain, keberlanjutan pariwisata juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan nilai budaya setempat. Promosi destinasi perlu disertai pengelolaan yang tepat agar aktivitas wisata tidak menghilangkan keaslian tradisi maupun merusak potensi alam yang menjadi daya tarik daerah.Disbudporapar juga menjalankan pembinaan di bidang kepemudaan dan olahraga.
Menurut Andriani, generasi muda memiliki ruang untuk berkontribusi melalui kreativitas, kegiatan komunitas, serta pengembangan prestasi olahraga. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang aktif dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Andriani menambahkan pengembangan budaya, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga memerlukan kerja sama pemerintah, komunitas, pelaku usaha, serta masyarakat. Melalui pengelolaan potensi lokal yang terarah dan promosi yang berkelanjutan, Pulang Pisau berpeluang memperluas daya tarik daerah sekaligus menciptakan kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi warga tanpa mengesampingkan pelestarian budaya dan lingkungan.(NUAH/PALKA-48)




