
TRANS HAPAKAT– Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno ( 14/10/2026 ) beserta jajaran melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang melanda permukiman penduduk di Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung.
Bupati M. Wiyatno menjelaskan bantuan yang disalurkan dari pemerintah ini, bisa bermanfaat bagi warga masyarakat yang terdapampk kebakaran di kelurahan setempat. Bantuan yang berupa logistik kebutuhan dasar berasal dari BPBD, Dinas Sosial, termasuk Dinas Pendidikan. Ada bantuan logistik, sembako, terpal, selimut, dan bantuan lainya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga akan menyalurkan bantuan berupa peralatan memasak melalui BPBD untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. Penyaluran bantuan tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak kelurahan agar dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Lebih lanjut, Wiyatno menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang memproses bantuan keuangan sebesar Rp30 juta untuk setiap rumah yang mengalami kerusakan berat atau terbakar habis. Bantuan tersebut direncanakan diberikan kepada 14 rumah dengan total anggaran sebesar Rp 420 juta.
Wiyatno menegaskan, proses administrasi penyaluran bantuan akan dipercepat agar warga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan tersebut. Dana yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan bangunan, seperti kayu dan material lainnya, guna mendukung pembangunan kembali rumah yang mengalami musibah kebakaran.
Pemerintah,ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam membantu warga membangun kembali rumah mereka. Ia meminta camat bersama pihak kelurahan mengoordinasikan keterlibatan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat.
Dirinya memerintahkan camat bisa berkoordinasi dengan pihak kelurahan agar warga dapat bergotong royong. Bantuan Rp30 juta kita siapkan dari pemerintah, sedangkan untuk membangunnya kita harapkan ada kebersamaan dan gotong royong dari masyarakat. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua minggu ke depan prosesnya bisa berjalan.
Pemerintah daerah juga berkomitmen mempercepat koordinasi lintas perangkat daerah agar bantuan logistik maupun bantuan keuangan dapat disalurkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan warga terdampak.
Dari total 19 rumah yang terdampak, sebanyak 14 rumah mengalami rusak berat, sedangkan lima rumah lainnya mengalami rusak ringan. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami kerugian material dan membutuhkan perhatian serta penanganan lebih lanjut. Sehingga warga yang terdampak bisa segera menempati rumah miliknya usai kena musibah kebakaran.
(Hmskmf/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka -48/II




