
TRANS HAPAKAT – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( DPKP) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Jenderawan (21/9/2026) mengatakan pemerintah daerah melaluai dinas yang dipimpinya telah menyerahkan bantuan dana hibah berupa uang Rp 15 juta kepada 24 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK)
Dirinya menyebutkan ada sebanyak 24 kelompok atau BPK swasta yang menerima bantuan dana hibah operasional masing-masing sebesar Rp15 juta, dari pemeintah daerah. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan para relawan dalam menjalankan tugas penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Kapuas.
Menurutnya, keberadaan BPK swasta memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah menangani berbagai kejadian kebakaran. Para relawan kerap menjadi bagian dari upaya penanganan awal ketika terjadi kebakaran, khususnya di lingkungan permukiman masyarakat.
Bantuan hibah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional masing-masing kelompok. Di antaranya mendukung kesiapan personel, pemeliharaan maupun kebutuhan peralatan pemadam kebakaran yang digunakan saat berada di lapangan.
Jenderawan menegaskan, dukungan terhadap BPK swasta menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan para relawan yang selama ini turut membantu dalam penanganan kebakaran.
Dengan adanya dukungan dana operasional, diharapkan kemampuan dan kesiapsiagaan BPK swasta dalam melaksanakan tugas dapat terus ditingkatkan. Hal ini penting mengingat penanganan kebakaran membutuhkan respons yang cepat serta dukungan personel dan peralatan yang memadai.
Terutama saat ini di wialayah kita sedang menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Keberadaan BPK cukup intens terlibat dalam penanganan karhutla di sejumlah wilayah. Dukungan operasional menjadi salah satu kebutuhan penting bagi relawan yang turun melakukan pemadaman di lapangan.
Pemerintah daerah berharap bantuan yang telah disalurkan dapat digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat bagi kelancaran kegiatan operasional BPK. Dengan demikian, koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi kejadian kebakaran semakin optimal dan berkesinambungan serta bermanfaat bagi masyarakat. (Kominfosantik/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II.




