
TRANS HAPAKAT — Kepala Dinas Komunikasi Imformatika Statistik dan Persandian ( Diskominfostandi) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Hendri Arroyo ( 8/3/2026) mengatakan secara pribadi saya sangat mendukung program dan kegiatan komunitas Breathstep Pulang Pisau, bahwa kegiatan ini sangat positif untuk membangun generasi muda yang lebih baik, khususnya di bidang olahraga.
Menurutnya kegiatan ini hanya menjadi ajang kompetisi lomba, melainkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga di bulan Ramadhan, khususnya bagi generasi muda dalam membangun pola hidup sehat. Akan tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat, terutama atlit dan komunitas pencinta olahraga lari, untuk tetap aktif dan bugar selama bulan Ramadhan.
Ia menegaskan kegiatan ini mempunyai nilai edukasi dimana para atlit tetap aktif berolahraga, dan menghindari hal – hal yang negatif selama bulan Ramadhan, selain itu kegiatan ini menjadi tontonan yang menarik dan positif bagi masyarakat, sekaligus memberikan motivasi terus berolahrga dan berprestasi.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semangat olahraga di Kabupaten Pulang Pisau terus berkembang seeta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat di bulan Ramadhan, khusunya bagi generasi muda masa depan kabupaten setempat.
Ketua Kominitas Breathstep Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Satrio memgatakan bahwa lomba lari malam 100 meter yang di gelar pada malam bulan Ramadhan di jalan Abel Gawei ( Rei 2) bertujuan memberikan ruang khususnya generasi muda dalam hal yang positif, dari pada nongkrong tanpa tujuan.
Dikatakan Satrio secara pribadi dan komunitas Breathstep memberikan aprisiasi kepad pihak kepolisian yang telah memberikan izin, dan pengawalan hingga akhir pelaksanaan kegiatan. Serta pemerintah daerah melalui Disperkimhub yang telah memfasilitasi saran dan prasana pendukung, sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar.

Lanjut dikatakan kegiatan lomba lari 100 meter, pada malam hari, yang di gagas oleh kawan – kawan komunitas, bermaksud memberi ruang atau arena dalam rangka gerlan positif khususnya genersi muda, paling tidak di bulan ramadhan di isi dengan kegiatan positif, karena di bulan ramadhan anak muda identik dengan balapan liar (Bali), sehingga dengan gelaran ini tentu akan merubah paradigma pandangan negatif dimasyarakat.
Ia menjelaskan meski kegiatan seperti ini baru pertama kali di gelar, namum antusias genersi muda khususnya atlit, komunitas pencinta olahraga sangat tinggi, karena lomba di gelar pada malam hari, untuk peserta sementara boleh di ikuti untuk wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, dengan tujuan untuk mengukur minat dan evaluasi manakala mengelar event yang lebih besar lagi.
Ditambahkanya peserta lomba lari 100 meter spesial bulan Ramadhan di ikuti sebanyak 20 peserta putra – putri, terkait hadiah di di dapat dari sumbangan pihak donatur. Kegiatan semakin semarak setelah panita membuka lomba lari bagi penonton dan hadiah di sediakan secara dadakan juga oleh penonton. (Red)





