
TRANS HAPAKAT — Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Ahmad Jayadikarta (27/7/2026) mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat Posyandu lansia guna meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia ( lansia) melalui pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi dan penyuluhan gizi, dan ruang sosial yang inklusif.
Dikatakan Ahmad Jayadikarta pelaksanaan layanan kesehatan dan sosial bagi warga lansia, masih dalam rangkaian Hari Jadi Ke -24 Kabupaten Pulang Pisau 2026, kegiatan di pusatkan di Posyandu Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, kabupaten setempat.
Ahmad Jayadikarta menjelaskan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) secara rutin melaksanakan cek kesehatan gratis, edukasi kesehatan lansia, hingga pemenuhan ruang sosial bagi lansia.
Kegiatan juga di isi dengan lomba edukasi kesehatan yang di ikuti sebanyak tujuh lansia. Ini menunjukan hal yang sangat positif, bahwa warga lansia di Kabupaten Pulang Pisau, telah memahami pola hidup sehat dan aktif datang ke Posyandu.
Menurutnya bahwa lansia masih memiliki potensi dan nilai penting yang sering terabaikan dalam kebijakan publik. Lansia bukan akhir dari produktivitas, mereka adalah sumber kebijaksanaan yang bisa memperkaya masyarakat jika diberi ruang.

Ia menyebutkan pendekatan pembangunan harus memandang lansia bukan sebagai beban, tetapi sebagai bagian dari kekuatan sosial yang memiliki pengalaman dan kontribusi. Sehingga perlunya kebijakan yang berpihak secara nyata, termasuk penyediaan akses layanan kesehatan yang ramah usia dan penguatan ruang sosial yang inklusif.
Lanjut dikatakanya beberapa program telah dijalankan guna menopang kesejahteraan lansia, seperti penguatan Posyandu Lansia, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, artinya pelayanan lansia bukan hanya soal medis, tetapi juga bagaimana mereka merasa dihargai dan di beri ruang sosial.
Ahmad Jayadikarta berharap agar penerintah desa dan kelurahan mulai mengintegrasikan kebutuhan lansia dalam perencanan pembangunan, hal tersebut merupakan bagian dari pendekatan pembangunan berbasis keadialan sosial seluruh masyarakat di kabupaten setempat. ( Red )
.




