
TRANS HAPAKAT — Batalnya pelepasan kontingen Kabupaten Pulang Pisau pada ajang Musabaqah Tilawitil Qur’an ( MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia ( KORPRI) Ke VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Murung Raya. Batalnya pelepasan menandakan terancam gagal untuk mengikuti perhelatan tersebut.
Ketidakjelasan dan penundaan ini akhirnya menjadi perbincangan di kalangan publik, serta membuat para peserta yang berlatih dan mendftarkan secara online merasa bingung dan kecewa, pasalnya pihak panitia rombongan tidak menjelaskan secara detail apa yang menjadi kendala, sehingga perwakilan dari Kabupaten Pulang Pisau batal mengikuti MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini.
Seharusnya pihak Panitia MTQ Korpri Kabupaten Pulang Pisau jauh jauh hari, memberikan informasi perkembangan terkait progres dan persiapan menjelang keberangkatan untuk mengikuti MTQ Korpri Ke VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Kabupaten Murung Raya. Mendadak di batalkan di nilai panitia tidak siap dan profesional menjalankan amanat dari pemerintah daerah.
Perlu untuk di ketahui bahwa kegiatan MTQ Korpri secara umum menjalin silaturahmi dan meningkatkan ukuah islamiah melalui berbagai perlombaan. Dan yang lebih penting lagi adalah
membawa nama baik Kabupaten Pulang Pisau di tingkat provinsi.
Dengan batalnya keberangkatan tentu akan berdampak yang kurang baik bagi Bumi Handep Hapakat di mata Pemeintah Provinsi Kalimantan Tengah, ini ga boleh terjadi karena ini event rutin tahunan, kalau persoalan teknis kenapa tidak di antisipasi sejak awal, sehingga panita tidak dianggap bekerja tidak profesional.
Beberapa sumber yang di komfirmasi dan di tengarai sebagai panitia engan memberikan keterangan secara utuh dan terkesan di tutupi, terkait persoalan batalnya keberangakatan kafilah Kabupaten Pulang Pisau mengikuti MTQ Korpri Ke VIII Tingkat Provinsi Kalimnatan Tengah 2026, beberapa sumber hanya menjawab hanya faktor teknis saja.
www.transhapakat.com mengkonfirmasi kepada Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i Selasa siang ( 23/6/2026) melalui sambungan seluler mangatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pelaksanaan MTQ Korpri dan telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan tersebut, meski tidak besar karena mengingat adanya efisiensi dan keterbatan anggaran yang di miliki pemerintah daerah.
Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyerahkan sepenuhnya kepada panitia MTQ Korpri kabupaten setempat, terkait pengunaan anggaran dari persiapan, latihan kafilah keberangakatan hingga pelaksanaan MTQ Korpri Ke VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Murung Raya.
Terkait Batalnya keberangkatan untuk mengikuti event tersebut, panitia belum ada laporan yang masuk kepada dirinya. Makanya beberapa media yang mengkomfirmasi mengenai hal tersebut, saya arahkan kepada Wakil Bupati, dengan maksud polemik yang saat ini mulai berkambang mendapatkan klarifikasi yang utuh dan tidak simpang siur. (Red)




