
TRANS HAPAKAT – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno (13/10/2026) didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1011/KLK Letkol Inf. Deky Febrianto mengikuti video conference (vicon) evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, , Selasa (13/10/2026).
Pangdam menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mencegah dan menangani karhutla, sekaligus membahas upaya mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Pangdam XXII/Tambun Bungai menyampaikan bahwa meskipun jumlah titik api menunjukkan penurunan, dampak asap masih menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan sehingga patroli terpadu perlu terus ditingkatkan untuk mencegah munculnya titik api baru dan menjaga kelestarian lingkungan.Upaya penanggulangan karhutla juga terus dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing. Selain itu, Pangdam menyampaikan rencana pemanfaatan dry ice sebagai salah satu upaya pendukung pengendalian cuaca dan pengurangan dampak asap.
Pangdam menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, aparat kecamatan, kelurahan, desa, dan masyarakat. Sinergi seluruh pihak dinilai penting untuk mengoptimalkan pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Pangdam Dorong Pembangunan Infrastruktur Pedesaan
Selain penanganan karhutla, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno menyampaikan pemerintah daerah terus mendukung langkah konkret dari pihak TNI Polri dalam penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah, upaya tersebut untuk memperkuat koodinasi dan sinergi penanganan Karhutla.
Bupati Wiyatno menambahkan Pemerintah Kabupaten Kapuas Melalui evaluasi tersebut, koordinasi dan sinergi seluruh pihak diharapkan semakin optimal, baik dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla maupun dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah.
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka -48/II




