
TRANS HAPAKAT – Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Dodo ( 23/9/2026) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Usis I Sangkai melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok, khususnya harga cabai di Pasar Blok R, Jalan Anggrek, Kelurahan Selat Tengah.
Dikatakanya sidak di lakukan guna memantau harga bahan pokok khususnya komoditas cabai, hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait lonjakan harga beberapa komoditas pangan di kabupaten setempat.
Turut mendampingi dalam sidak tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I. Sangkai, Asisten II Setda, Kepala Perum Bulog, BPS Kabupaten Kapuas, para Kepala OPD, serta tim teknis TPID Kapuas.
Pemantauan kali ini difokuskan pada komoditas cabai, yang diidentifikasi menjadi salah satu pemicu utama kenaikan angka inflasi daerah di Kabupaten Kapuas selama kurang lebih dua bulan terakhir.
Dodo menyampaikan bahwa berdasarkan peninjauan dan dialog langsung bersama para pedagang di lapangan, ketersediaan serta rantai pasokan cabai di kabupaten setempat, sebenarnya berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
Secara umum kita mengecek kondisi harga dan pasokan, mengingat cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi di tempat kita, terkait pasokan dan ketersediaan cabai terbilang cukup. Bahkan pedagang dari Kota Palangka Raya hingga Sampit mengambil pasokannya dari Kapuas
Terkait fluktuasi harga yang masih relatif tinggi, para pemasok dan pedagang mengungkapkan sejumlah kendala utama di tingkat hulu dan distribusi. Musim kemarau panjang yang memicu penurunan hasil panen, ditambah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta antrean BBM bersubsidi, turut mendongkrak biaya logistik pengangkutan bahan pokok.
Menyikapi persoalan tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mengambil langkah komprehensif untuk mengurai persoalan harga tanpa mengganggu rantai distribusi yang sudah berjalan.
Langkah selanjutnya pemerintah daerah akan berkoordinasi secara komprehensif dengan pengelola pasar, distributor, serta pihak terkait untuk merumuskan langkah – langkah terbaik,
tinggal bagaimana kita membenahi tata kelola dan menekan fluktuasi harganya agar tetap terjangkau dan ketersediannya tetap terkendali.
(Kominfosantik/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II




