
TRANS HAPAKAT — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dr. Pende Putu Gina ( 28/8/2026) mengataka Wisuda Lansia CERDIK merupakan prosesi kelulusan bagi para lanjut usia (lansia) yang telah menyelesaikan pendidikan nonformal di Sekolah Lansia.
Dikatakan Pande Putu Gina Program ini digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat di masa tua. Sehingga para lansia dalam memjalankan kehidupan sehari – hari secara mandiri, tidak tergantung kepada keluarga.
Ia menjelaskan bahwa CERDIK sendiri diadopsi dari slogan perilaku hidup sehat Kementerian Kesehatan RI, program Sekolah Lansia menjadi salah satu pilar pembelajaran utama. Bahwa kata CERDIK mengandung arti yang sangat bermakna bagi lansia, Cek kesehatan secara berkala guna memantau kondisi tubuh seperti memantau tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara rutin.
Enyahkan asap rokok,yang berarti menghindari dari asap rokok demi menjaga fungsi paru – paru dan jantung. Rajin berkatifitas fisik dangan berolah raga ringan yang aman buat para lansia. Diet dengan mengatir pola makan yang seimbang dengan mengatir pola makan kaya akan serat, membatasi konsumsi gula, garam dan lemak.
Istirahat yang cukup dengan pemenuhan istirahat tidur malam sekitar 7- 8 jam guna memjaga imunitas tubuh. Kelola stress dengan melakukan aktivitas sosial, memyakirkan hobi,keagamaan, dan rekreasi bersama lansia.
Lanjut dikatakanya Sekolah Lansia CERDIK bertujuan selain nenghargai semangat para lansia yang mau terus belajar tanpa memandang batasan usia, yang terpenting adalah mencetak Lansia yang madiri dan produktif, meningkatkan kepercayaan diri, memupuk rasa bahagia , agar para Lansia tidak merasa kesepian di rumah.
Tujuan sekolah Lansia mambekali pengetahuan pencegahan agar terhindar dari penyakittidak menular seperti stroke, diabetes,dan hipertensi.
Wisuda Lansia Cerdik angkatan III di harapkan menjadi role model atau agen perubahan pola hidup sehat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. ( Red )




