
TRANS HAPAKAT — Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i ( 11/6/3/2026) menyebutkan penandatangan nota kesepahaman ( MoU) antara pemerintah daerah bersama Yayasan Tambuhak Sinta dan STMIK Indonesia Banjarmasin, Kalimantan Selatan adalah bentuk kolaborasi dalam memperkuat Sumbar Daya Manusia ( SDM) hingga pelertarian lingkungan, kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pulang Pisau.
Dikatakan Ahmad Rifa’i kolaborasi dan kerjasama yang di lakukan hari ini, merupakan langkah strategis dalam membantu mempercepat pembangunan daerah, terutama memperkuat tata kelola pemerintah desa, pemberdayaan masyarakat dalam mendorong peningkatan ekonomi yang berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas SDM yang serba digitalisasi.
Kemitraan dengan Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) di nilai sangat penting, pasalnya yayasan tersebut sudah di kenal secara aktif mendukung pemberdayaan masyarakat, seperti penguatan kapasitas penerintah desa, hingga isu terkait pelestarian lingkungan.
Ia memgungkapkan dengan sinergitas dan kesamaan visi pemerintah daerah, kehadiran lembaga tersebut tentu akan berdampak positif bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, misi utama adalah memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat, serta mendorong pembangunan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Menurutnya program yang ditawarkan YTS sangat relavan dengan kondisi wilayah kabupaten setempat yakni pengelolaan dan restorasi ekosistem gabut, ini yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Bahwa keberhasilan program-program tersebut membutuhkan keterlibatan banyak pihak, salah satunya adalah lembaga YTS yang telah mempunyai pengalaman bidanb pengelolaan dan restorasi ekosistem gambut.
Selanjutnya kerja sama dengan STMIK Indonesia Banjarmasin dinilai sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan SDM dan tuntutan transformasi digital kepada masyarakat di kabupaten setempat, di tengah pesatnya perkembangan informasi teknologi yang semakin maju.
Lanjut di katakan Ahmad Rufa’i kolaborasi dan kerjasama dengan dunia pendidikan tinggi, diharapkan mampu mendorong penguatan kopentensi generasi muda, dan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya bidang teknologi informasi dan komunikasi yang berdaya saing secara luas.
Ditambahkanya bahwa keberhasilan pembangunan suatu daerah, tak lepas dari peran aktif pemangku kepentingan, seperti akedemisi, lembaga, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat. ( Red )




