
TRANS HAPAKAT – Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Usis I. Sangkai ( 14/1/2026 ) mengatakan rapat koordinasi ( Rakor ) persiapan pembangunan sekolah rakyat, meeupakan langkah awal dalam mematangkan perencanaan, akses pembangunan sebelum pelakasaan pembangunan di mulai.
Menurutnya Rakor yang di laksanakan hari ini, untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak, salah satunya yang paling penting adalah terjait lokasi pembangunan sekolah rakyat. Berdasrkan usulan dan kajian bahwa lokasi pembangunan terletak di Desa Besarang, Kecamatan Basarang, dan telah di setujui oleh pemerintah pusat dan di nyatakan memenuhi syarat untuk masuk tahap III.
Usis I Sangkai menegaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat, membutuhkan kesiapan lintas sektor, sehingga koordinasi yang baik antar perangakat daerah memjadi kunci kebehasilan pelaksanaan program pembangunan tersebut.
Melalui Rakor ini di harapkan seluruh perangkat daerah terkait, dapat menindaklanjuti setiap tahapan persiapan secara maksimal. Sehingga pelaksanaan pembangunan sekolah rakyat yang ada di kabupten setempat, berjalan sesuai rencana dan memberikan asas manfaat bagi masyarakat luas
Ditambahkanya pemerintah daerah terus memdukung pembangunan sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial, guna meningkatkan kualitas sumbar daya manusia ( SDM ) di Kabupten Kapuas.
Kepala Dinas Sosial Karolinae menyebutkan berdasarkan usulan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Batuah, terletak di Desa Basarang, Kacamatan Basarang kabupaten setempat. Usulan tersebut telah di setujui olah pemerintah pusat, dan di nyatakan telah memenuhi syarat dan masuk pada tahap III.
Ia menjelaskan bahwa proses lelang direncanakan akan dimulai pada Maret 2026, sementara pembangunan konstruksi direncanakan mulai Oktober 2026. Seiring dengan hal tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah daerah, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar.
Beberapa persiapan yang harus dilakukan antara lain mempersiapkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) setelah proses perencanaan selesai, serta melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala.
Selain itu, perlu melakukan persiapan rekrutmen siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan prioritas berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2. Tidak hanya itu, persiapan rekrutmen guru dan wali asuh untuk jenjang SD, SMP, dan SMA juga perlu dilakukan sebagai bagian dari kesiapan operasional Sekolah Rakyat pada Tahun Ajaran 2027.
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II




