
TRANS HAPAKAT — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Dewi Sartika ( 20/4/2026) meminta Kepala Perangkat Daerah (PD) tetap menjaga kinerja dan meningkatkan inovasi di tengah kebijakan efisiensi pemerintah puast dan keterbatasan anggaran dan fiskal daerah.
Menurutnya penyesuian anggaran yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, sebagai dampak keterbatasan fiskal dari pemerintah pusat, di nilai bukan menjadi suatu alasan dalam malksanakan pembangunan dan memingkatkan pelayanam publik bagi masyarakat.
Dewi Sartika menyebutkan kondisi tersebut justru menjadi tantangan pemerintah daerah melalui perangkat daerah (PD), untuk lebih cermat menentukan program prooritas agar tepat sasaran.
Ia menjelaskan keterbatasan anggaran adalah merupakan bagian dari salah satu dimanika fiskal, yang harus di cermati adaptif oleh daerah, tanpa mengurangi focus kepentingan yang berpihak pada masyarakat. Penyesuaian anggaran hendaknya menjadi momentum penting dan memastikan program prioritas benar – benar dijalankan dan berdampak positif bagai masyarakat.
Politisi Partai Persatauan Pembangunan ( PPP) menekankan di tengah keterbatasan fiskal, pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih selektif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Sehingga anggaran yang telah di gelontorkan dapat memberikan manfaat nyata, kondisi keterbatasan anggaran tidak mengurangi kualitas program dan tepat sasaran.
Dia berharap dengan perencanaan yang matang dan pengelolaaan anggaran yang optimal pembangunan di Bumi Handap Hapakat bisa berjalan dengan efektif, transparan dan akuntabel.
Keterbatasan anggaran tidak melemahkan inovasi, kondisi ini sebaiknya menjadi pemicu, bagi setiap perangkat daerah (PD), jangan sampai alasan anggaran kehilangan semangat, tantangan besar harus di jawab dengan inovasi. ( Red)







