

TRANS HAPAKAT – Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pencegahan dan Penurunan stunting bersama pemangku kepentingan terkait dan mitra pemerintah daerah (8/10/2025) mengatakan bahwa pemerintah setempat mempercepat target penurunan stunting di Kecamatan Banama Tingang (Banting) dan Kecamatan Kahayan Tengah (Kahteng)
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta dalam kegiatan di Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah, dirinya memaparkan kondisi stunting di Kabupaten Pulang Pisau dan sosialisasi pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, serta upaya pencegahan stunting sejak dini di lingkungan keluarga.
Ahmad Jayadikarta yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pulang Pisau menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat desa. Ia berharap kepada para kepala desa dan juga kader Posyandu agar angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau dapat turun di bawah 20 persen.
Lebih lanjut, Ahmad Jayadikarta menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, serta mitra pembangunan berusaha terus memperkuat pelaksanaan program intervensi gizi spesifik dan sensitif disertai peningkatan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah nyata untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah setempat, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, Kabupaten Pulang Pisau optimistis dapat mencapai target nasional penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Pulang Pisau yang sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian positif di lapangan, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Tumbang Tarusan Kecamatan Banama Tingang Linda Yadia dan Kepala Desa Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah Samson yang wilayahnya berhasil mencapai Zero Stunting (Nol Stunting). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen dan kerja sama semua pihak dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting dapat terwujud secara nyata di tingkat desa. (Red/ PALKA-48)




