
TRANS HAPAKAT — Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalmantan Tengah Ahmad Jayadikarta ( 23/2/2026) mengatakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah merupakan momentum untuk memperkuat silaturahmi dan memperkokoh ukuwah islamiah dan sebuah perjalanan ibadah yang penuh makna. Safari Ramadhan 1447 Hijriah pertama di gelar di Masjid Nur Jannah di Desa Pahawan, Kecamatan Banama Tingang kabupaten setempat.
Dikatakan Ahmad Jayadikarta setiap bulan ramadhan tiba, setiap umat islam di berbagai daerah menjalankan tradisi untuk memperkaya spritual keagamaan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dan sosial. Salah satuanya adalah Safari Ramadhan sebuah perjalanan ibadah yang penuh makna.
Menurutnya Safari Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat silaturahmi, dimana pemuka agama, tokoh masyarakat, umat muslim mengunjungi masjid untuk berbagi ilmu dan keberkahan. Ketika hubungan antar warga terjaga dan komunikasi dengan pemerintah terbangun dengan baik, maka suasana harmonis dalam kehidupan bermasyarakat akan semakin kuat.
Ia menyebutkan Safari Ramadhan bukan sekedar perpindahan dari tempat ke tempat lain, tradisi ini memyimpan filosofi kuat, yang mencerminkan semangat kebersamaan yang terkandung dalam nilai – nilai keutamaan dalam islam. Sehingga semangat gotong – royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh.
Ahmad Jayadikarta mengajak agar masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar di tengah perbedaan. Safari Ramadhan menjadi tradisi yang dilakukan para ulama pemuka agama dan pemerintah daerah dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat, tempat edukasi keagamaan dan ajang dahwah.

Lanjut dikatakanya Safari Ramadhan bukan kegiatan sermoniaal tahunan, ini merupakan kegiatan pemerintah daerah yang turun langsung di tengah – tengah masyarakat, sebagai sarana komunikasi yang lebih dekat warganya.
Kunjungan keberbagai daerah bukan hanya membawa pesan keagamaan, akan tetapi pemerintah hadir untuk menyerap aspirasi, sehingga masyarakat terlibat dalam perjalanan pembangunan daerah yang berkalanjutan.
Ditambahkanya lebih jauh Safari Ramadhan dapat menciptakan efek sosial, menumbuh kembangkan keperdulian antar warga, menguatkan solidaritas, serta dimana Safari Ramadhan menjadi momentum bukan sekedar memyambut bulan suci, melainkan merawat hubungan pemerintah atau pemimpin dengan masyarakatnya. ( Red )






