
TRANS HAPAKAT — Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dr. Muliyanto Budihardjo ( 30/12/2025) membenarkan adanya peningkatan pasien penderita stroke yang melakukan pengobatan di rumah sakit setempat, peningkatan tersebut pada tiga bulan terakhir hingga menembus di angka 50 persen.
Dikatakan Muliyanto Budihardjo terjadinya peningkatan pada bulan Desember 2025 sebelum dan sesudah perayaan Hari Natal, RSUD Pulang Pisau melayani penderita stroke paling sedikit tiga pasien setiap harinya. Selain penderita stroke penyakit lainya yang juga memgalami peningkatan adalah radang tengorokan, karena pengaruh cuaca.
Menurutnya beberapa faktor penyebab meningkatnya penderita stroke salah satunya adalah faktor gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang buruk atau tidak sehat, kurangnya beraktivitas fisik, hypertensi, diabetes, stres serta mengkomsumsi alkohol.
Dirinya menjelaskan berdasarkan hasil survei kesehatan nasional prevalensi penderita stroke tidak menunjukan kenaikan, namun beberapa artikel masih menyoroti beban penyakit stroke masih tinggi, dan adanya peningkatan pada kelompok usia muda.
Lanjut dikatakan Muliyanto Budihardjo penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi, namun stroke memberikan beban besar karena menimbulkan kecacatan jangka panjang dan komplikasi lanjutan. Penyakit stroke dapat di cagah melalui faktor pengendali resiko seperti salah satunya adalah hindari stres.

Ia menyebutkan yang menjadi kekawatiran di masyarakat adalah banyak pasen stroke tidak meninggal dunia secara langsung, akan tetapi mengalami penurunan kualitas hidup, akibat gangguan gerak, bicara hingga infeksi. Penderita stroke akan memgalami hal yang fatal, letika pasien terlambat mendapatkan pertolongan dan penanganan.
Stroke sering kali tidak kenali sejak awal, karena gajalanya dianggap ringan dan tidak berbahaya, sehingga kebanyakan pasien menunda untuk datang ke pasilitas kesehatan. Hal yang perlu di waspadai adalah kepala pusing, kesemutan, nyeri kepala yang muncul mendadak juga perlu di waspadai.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mencegah stroke sejak dini, terapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, berhenti merokok, hindari stres, kontrol rutin kondisi kesehatan, perbanyak makan buah, sayur san serat, istirahat cukup, agar jantung dan organ tubuh berfungsi normal. (Red)






