
TRANS HAPAKAT — Pelaksana tugas (Plt) Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Hayes Hendra (11/2/2026) mengatakan Tim Animal Rescue Pemadam Kebakaran telah berhasil mengevakuasi ular jenis king cobra (ophiophagus hannah) panjang empat meter di pemukiman warga bernama Fauzan di jalan Trans Kalimantan Rei delapan Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir.
Dikatakan Hayes Hendra Tim Animal Rescue Regu III yang beranggotakan lima personil diantaranya Yosia Kristianto, Beny Trisiswanto, Indra Adinata dan Yani, berhasil mengevakuasi ular jenis king cobra yang masuk kerumah Fauzan. Peristiwa terjadi pada Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 16.55 wib
Dirinya menyebutkan berdasarkan kronologi, pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui call center, bahwa warga benama Fauzan melihat ada seekor ular masuk melalui pintu dapur rumah miliknya. Melihat ular tersebut kelihatan besar, kemudian Fauzan menghubungi call center Pemadam Kebakaran setempat, dengan tujuan meminta bantuan untuk evakuasi ular tersebut.
Atas laporan tersebut tim Animal Rescue dengan peralatan lengkap, bergegas menuju rumah atau lokasi berdasarkan laporan tersebut, setiba di lokasi tim melakukan pengecekan dan ternyata ular tersebut berada di bawah meja kompor. Dengan sigap tim berhasil mengevakuasi ular tersebut, ular di perkirakan memiliki panjang sekitar empat meter.
Lanjut dikatakanya berhubung saat ini belum memiliki tempat untuk karantina, maka lular yang berhasil di evakuasi dari rumah warga, kemudian di lepas pada habitatnya, yang jauh dari pemukiman warga dan di perkirakan tidak membahayakan masyarakat.
Ia menegaskan dan menghimbau masyarakat diharapkan bisa menghubungi call center Dinas Satpol. PP dan Pemadam Kebakaran, manakala terjadi sesuatu baik berkaitan dengan peristiwa kebakaran, evakuasi binatang berbahaya dan peristiwa lainya, yang diperkirakan bisa mengancam jiwa.
Pihaknya selalu respon dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat berkaitan dengan laporan Animal Rescue, tim akan segera memberikan bantuan karena tim sudah terlatih dalam mengani tidakan perlindungan, evakuasi, dalam situasi bahaya. ( Red)





