
TRANS HAPAKAT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Kalimantan Tengah, Usis I Sangkai (20/6/2026) mengajak seluruh guru di daerah setempat, untuk terus berinovasi, menjaga semangat, dan menjadi pelopor perubahan dalam dunia pendidikan, terhadap berbagai program peningkatan kompetensi guru yang dijalankan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Hal itu disampaikannya, saat membuka kegiatan pelatihan penguatan kapasitas pengurus PGRI, dan sekaligus Launching PGRI Power Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang digelar oleh PGRI setempat, di Aula Dinas Pendidikan Kapuas.
Usis I. Sangkai menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kapuas yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Atas nama Pemerintah daerah saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PGRI yang telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis yang senantiasa bergerak selaras, sinergis, dan berkomitmen penuh dalam mendukung visi dan misi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pelatihan penguatan kapasitas pengurus merupakan langkah yang sangat tepat, karena kekuatan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas para pengurusnya. Pengurus yang kuat, adaptif, dan visioner akan membawa PGRI menjadi organisasi profesi yang semakin solid, bermartabat, dan berkualitas.
Usis menegaskan bahwa selain sebagai wadah aspirasi para guru, PGRI juga memiliki peran penting dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah daerah di bidang pendidikan. PGRI Power adalah sebuah gerakan nasional yang bertujuan mendorong transformasi dan peningkatan kompetensi guru menghadapi perkembangan zaman.
Ia menyebut PGRI Power sebagai inovasi besar yang harus mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kapuas. Melalui gerakan tersebut, para guru didorong untuk menguasai kompetensi abad ke-21, khususnya di bidang coding dan kecerdasan artifisial.
Jadikan teknologi sebagai alat pengganda kekuatan kita untuk mencetak generasi emas Kabupaten Kapuas. Karena sesungguhnya guru yang berhenti belajar harus berhenti mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Suwarno Muriyat dalam laporannya menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan terus berkomitmen mendukung visi dan misi Bupati Kapuas melalui program ‘Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar’ yang telah dilaunching pada 2 Mei 2026 lalu, bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurutnya, program tersebut diperkuat melalui tujuh program prioritas yang menempatkan guru sebagai prioritas utama dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Kapuas. Keberadaan guru tidak bisa tergantikan oleh siapa pun. Karena itu berbagai program peningkatan kompetensi guru terus kami lakukan.
Suwarno menjelaskan, Dinas Pendidikan terus membangun koordinasi, kolaborasi, dan konsistensi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta balai-balai pendidikan di tingkat provinsi dan pusat. (Ho-Kominfosantik/transhapakat.com)
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II




