

TRANS HAPAKAT – Dua wanita di Kabupaten Pulang Pisau memilih menggunakan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi di peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2026, Selasa (6/10/2026) sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap metode kontrasepsi jangka panjang yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau bersama RSUD Pulang Pisau.
Tindakan MOW dilakukan oleh tim medis yang dipimpin dr Brilian Segala Putra, Sp.OG. Sebelum menjalani tindakan, kedua akseptor terlebih dahulu mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, skrining, serta konseling untuk memastikan kondisi medis dan kesiapan akseptor sesuai dengan persyaratan pelayanan.
MOW atau tubektomi merupakan metode kontrasepsi dengan tindakan medis pada saluran telur perempuan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Metode ini bersifat permanen sehingga pemilihannya perlu didasarkan pada pertimbangan yang matang, termasuk kondisi kesehatan, keinginan memiliki anak, serta hasil konseling bersama tenaga kesehatan.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Pulang Pisau dr Andrie Yogi Putra, MARS, mengapresiasi DP3AP2KB yang telah menginisiasi pelayanan tersebut. Menurutnya, pelayanan MOW dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan metode kontrasepsi permanen dengan pelayanan medis yang aman dan terukur, serta diharapkan dapat terselenggara secara rutin sehingga semakin banyak akseptor yang mendapatkan layanan keluarga berencana.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau dr Pande Putu Gina mengatakan program keluarga berencana tidak semata-mata berkaitan dengan pengaturan jumlah kelahiran. Menurutnya, perencanaan keluarga juga berkaitan dengan kesehatan reproduksi, kesiapan orang tua, serta upaya membangun keluarga yang lebih sehat dan berkualitas.
Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi, di mana keluarga berencana menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui perencanaan yang tepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan.Pelayanan MOW di RSUD Pulang Pisau mendapat respons positif dari para akseptor karena memberikan akses layanan yang lebih mudah tanpa biaya tambahan.
Kolaborasi DP3AP2KB dan RSUD Pulang Pisau ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pilihan metode kontrasepsi jangka panjang kepada masyarakat, dengan keputusan penggunaan tetap berdasarkan hasil konseling dan kelayakan medis masing-masing calon akseptor. (NUAH/PALKA-48)



