
TRANS HAPAKAT — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Usis I Sangkai (24/9/2026) mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat komitmen dan strategi dengan menambah pembangunan sebanyak 195 unit sumur bor, dan 14 titik sarana air bersih sebagai upaya mendukung penanganan Karhutla dan kekeringan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Usis I Sangkai menyebutkan kondisi karhutla dan kekeringan memjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga evaluasi terus di lakukan melalui rapat bersama bersama unsur perngkat daerah. Hal ini dilakukan guna mengetahui perkembangan yang terjadi di masing – masing wilayah kecamatan dan desa serta menyusun strategi penengananya.
Di tengah keterbatasan sumber air, pemerintah daerah menginventarisasi kebutuhan pembangunan 195 sumur bor serta 14 titik sarana air bersih. Usulan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air di wilayah yang terdampak kekeringan sekaligus mendukung operasi pemadaman karhutla.
Dirinya meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar pembangunan sarana air benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan. Perncanaan dan pemetaan wilayah menjadi penting sehingga fasilitas yang dibangun tidak salah sasaran dan berdampak positif kepada masyarakat.
Usis I Sangkai menegaskan sesuai arahan Bupati Muhammad Wiyatno agar pembangunan sumur bor, tidak hanya di posisikan sebagai pasilitas kedaruratan selama musim kemarau atau Karhutla. Melainkan sebagai tindak lanjut pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayaan publik, khususnya bidang sumber daya.
Ia berharap perkuat koordinasi dan sinergi sehingga data yang di sampaikan dalam pembangunan sumur dan 14 sarana air bersih benar – benar data riil di lapangan. Sehingga titik pembangunan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat yang berkelanjutan baik pada paska Karhutla dan kondisi normal.
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II.




