
TRANS HAPAKAT — Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Muhammad Wiyatno (21/9/2026) menyampaikan pidato pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna di DPRD Kapuas.
Bupati Wiyatno menyampaikan sejumlah perubahan pada struktur APBD 2026. Pendapatan daerah yang pada APBD induk ditargetkan lebih dari Rp2,035 triliun, setelah perubahan menjadi lebih dari Rp2,090 triliun. Target pendapatan bertambah sekitar Rp55 miliar atau 2,63 persen.
Kenaikan terutama berasal dari pendapatan transfer daerah, sementata pada APBD murni tersebut ditargetkan lebih dari Rp197 miliar dan dalam perubahan menjadi Rp232 miliar, atau naik sekitar Rp35 miliar.
Pemerintah daerah juga menerima bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp20 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan. Dana tersebut dialokasikan dalam pendapatan daerah sesuai ketentuan dan juknis penggunaan bantuan pemerintah pusat.
Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah naik dari Rp550 miliar menjadi lebih dari Rp654 miliar atau meningkat 15,94 persen. Sementara pengeluaran pembiayaan tetap Rp2,6 miliar untuk pembayaran pokok utang pemerintah daerah. Selanjutnya Raperda akan dibahas bersama DPRD dan pemerintah daerah sesuai tahapan pembahasan yang telah ditetapkan.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto mengatakan, agenda rapat kali ini adalah mendengarkan pidato pengantar pihak eksekutif terkait Raperda Perubahan APBD 2026. Sebagaimana jadwal agenda rapat yang telah di sepakati antara eksekutif bersama legislatif.
Dikatakan Berinto penyampaian Raperda dilakukan setelah DPRD bersama pemerintah daerah menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) yang disusun berdasekan rencana kerja pemerintah daerah ( RKPD) serta di sesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan keuangan daerah
Kemudian Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, untuk masing – masing SKPD dihitung secara efektif, berimbang serta tetpat sasaran, sehingga target sisi pembiayaan di hitung secara cermat, agar postur anggaran tetap sehat dan berimbang.
Penulis : Dody Silam
Editor : Palka – 48/II.




