
TRANS HAPAKAT — Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Palangka Raya (UPR) Helmi ( 16/8/2026) di dampingi anggota tim Rahman, Mustaqim Pangestu dan mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam memperkuat UMKM melalui budidaya ikan lele berbasis digitalisasi dengan menerapkan Machine Leaening kepada pelaku UMKM Fadhila Lele di Perumahan Marina Permai, Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten setempat.
Dikatakan Helmi Universitas Palangka Raya (UPR) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, memberikan edukasi, inovasi teknologi berbasis digital, dengan penerapan Machine Liarning, sebagai upaya mendukung pengelolaan budidaya ikan lele pada UKMK Perikanan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Helmi menjelaskan kegiatan dengan mengusung tema Penerapan machine Learning Untuk Prediksi Panen dan Mortalitas Ikan Lele Pada UMKM Perikanan Kabupaten Pulang Pisau, ini merupakan salah satu program perguruan tunggi khusunya Universitas Palangka Raya (UPR), untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital di sektor perikanan kepada masyarakat.
Penerapan Machine Learning pada budidaya ikan lele dapat dilakukan dengan sistem yang cerdas, mulai dari memprediksi hasil panen, mengkontrol kualitas air kolam, dan memgatir jadwal, takaran pakan secara otomatis, guna meningkatan efisiensi, serta menekan angka kematian ikan.
Artinya penerapan machine learning diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memperoleh informasi dan prediksi yang lebih akurat terkait kondisi budidaya, terutama dalam memperkirakan waktu panen serta mengidentifikasi potensi mortalitas atau kematian ikan. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu pembudidaya dalam mengambil keputusan berdasarkan data sehingga pengelolaan usaha menjadi lebih efektif dan efisien.

Kegiatan ini juga menunjukkan adanya sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha masyarakat dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi. Melalui penerapan sistem digital dan analisis data, sektor budidaya ikan lele diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat kematian ikan.
Universitas Palangka Raya terus mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian yang tidak hanya memberikan pendampingan kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penerapan machine learning pada UMKM budidaya ikan di Fadhila Lele, Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, menjadi salah satu langkah untuk memperkuat transformasi digital dan meningkatkan daya saing UMKM perikanan di daerah.
Helmi menambahkan penerapan Machine Learning memiliki akurasi dalam memprediksi hasil panen mulai dari jumlah benih, cuaca, maupun durasi pemeliharaan akan di dapatkan berat total dan waktu panen yang tepat.
Selanjutnya otomasi pemberian pakan dengan cara menganalisa pola gerak atau nafsu makan lele melalui kamera dan sensor, bertujuan agar pemberian pakan sesuai dengan kebutuhan, sehingga sisa pakan tidak mencemari air kolam. Dan yang tidak kalah terpenting adalah mengolah data sensor suhu, pH, dan tingkat keleruhan air secara rutin, tujuanya guna mendeteksi dini kondisi air yang berbaya bagi ikan lele. ( Red )




