
TRANS HAPAKAT — Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Tony Harisinta (12/2/2026) mengatakan Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, menjadi tahapan strategis dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
Tony Harisinta saat menyampaikan sambutan Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i bahwa RKPD tahun 2027, hal yang sangat strategis karena merupakan penjabaran dari RPJMD tahun 2025 – 2029, dalam penyusunan harus selaras dengan program prioritas Provinsi Kalimantan Tengah yakni Program Huma Betang dan Asta Cita Presidan Prabowo Subianto.
Berkenaan dalam penyusunan RKPD tahun 2027 harus memperhatikan beberapa aspek diantaranya adalah indentifikasi target – target pembangunan yang belum tercapai, identifikasi isu strategis dan permasalahan pembangunan pada tahun 2027, isu strategis dan kebijakan nasional serta rancangan ekonomi daerah beserta angka pendanaan.
Perencanaan harus benar-benar memperhatikan indikator pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat. Sehingga pembangunan diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten setempat.

Lanjut dikatakan Tony Harisinta sinkronisasi, sinergitas, dan harmonisasi antar sektor dan wilayah dalam proses pembangunan sangat di perlukan dalam rangka melayani kepentingan masyarakat, ini harus di mulai dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang mencakup beberapa aspek.
Melalui pengintegrasian prioritas antar tingkat pemerintah harus selaras dengan perncanaan tingkat provinsi hingga nasional, terutama hal yang berkaitan dengan penentuan sasaran dan target kerja daerah.
Lebih lanjut Ia menjelaska berkenaan dengan penyusunan RKPD tahun 2027, serta adanya efisiensi dan penurunan tranfer ke daerah, yang telah di rasakan sejak tahun 2025 hingga tanun 2026, beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan yakni focus pada program prioritas dan strategis saja, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat serta mengurangi belanja yan bukan prioritas.
Selamjutnya dukung serta manfaatkan program prioritas nasional seperti makan bergizi gratis (MBG), koperasi merah putih, sekolah rakyat, serta program pemeintah provinsi yakni program huma betang. Tingkatkan PAD dan gali alternatif sumber pendanaan lain, serta tingkatkan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar bisa mendapatkan program untuk kabupaten setempat. ( Red)






