
TRANS HAPAKAT — Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i ( 26/1/2025) menanggapi keluhan masyarakat banyak jalan rusak akibat muatan atau tonase berlebihan, kondisi ini bila di biarkan akan mempercepat rusaknya infrastruktur jalan di wilayah desa yang berdampakan pada terganggunya aktivitas masyarakat penguna jalan.
Hal tersebut di sampaikan usai membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD, tingkat Kecamatan Maliku dan Pandih Batu. Salah satu penyebab rusaknya jalan di beberapa wilayah tersebut, karena masih banyaknya aktivitas kendaraan memgangkut muatan melebihi tonase.
Bupati Ahmad Rifa’i menegaskan untuk menghidari kerusakan tersebut, masyarakat penguna jalan dan seluruh lapisan masyarakat dituntut untuk turut serta dan menumbuhkan kesadaran dalam menjaga dan merawat aset milik pemerintah daerah, terutama aset jalan untuk kepentingan dan kenyamanan bersama.
Kerusakan jalan akibat tonase berlebihan, harus menjadi perhatian kita semua, dengan membatasi muatan angkut atau tonase adalah solusi menghindari kerusakan jalan tersebut, masyarakat penguna jalan di tuntut kesadaranya akan hal tersebut. Sehingga dengan pembatasan tonase kondisi jalan tetap baik jauh dari nilai kerusakan, tentu akan memperlancar usaha dan meningkatkan perekonomian di masyarakat.
Dirinya mengingatkan jalan dan fasilitas umum lainya, yang di bangun pemerintah daerah mengunakan anggaran pemerintah daerah wajib untuk di jaga dan dipelihara, jika kondisi tersebut di biarkan maka yang di rugikan adalah masyarakat secara luas.
Ia berharap ada kolaborasi antara masyarakat penguna jalan dan pemerintah desa punya komitmen bersama untuk membatasi angkut muatan atau membatasi tonase, apabila tonase tidak di batasi berakibat jalan akan cepat rusak dan yang di rugikan adalah masyarakat sekitar.
Ahmad Rifa’i mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama – sama menjaga dan merawat aset – aset milik pemerintah daerah, khususnya infrastruktur jalan, dengan terpeliharanya dengan baik, sudah barang tentu akan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. ( Red )







